DPR-DPD Deklarasikan Kaukus Perdamaian Dunia

DPR-DPD Deklarasikan Kaukus Perdamaian Dunia

catmera, Jakarta – Anggota DPR dan DPD RI lintas fraksi secara resmi mendeklarasikan Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia atau World Peace Parliamentary Caucus (WPPC) pada Senin (6/4/2026). Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap meningkatnya eskalasi konflik global yang berpotensi mengganggu stabilitas dunia, termasuk Indonesia.

Selain itu, pembentukan kaukus ini menunjukkan komitmen parlemen Indonesia dalam mendorong perdamaian melalui jalur politik dan diplomasi. Para anggota parlemen menilai bahwa situasi global saat ini membutuhkan langkah nyata, bukan sekadar pernyataan simbolis.

baca juga: Anggota DPR Sebut Perlindungan TNI di Lebanon Evakuasi Taktis


Latar Belakang Pembentukan Kaukus

Ahmad Doli Kurnia Tanjung, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, menjelaskan bahwa pembentukan kaukus ini berangkat dari keprihatinan terhadap konflik yang terus meningkat di berbagai wilayah dunia.

Menurutnya, konflik yang tidak terkendali dapat berdampak luas, baik secara politik, ekonomi, maupun kemanusiaan. Oleh karena itu, parlemen Indonesia merasa perlu mengambil peran aktif dalam menjaga stabilitas global.

“Sore hari ini saya bersama beberapa teman-teman dari anggota DPR dan DPD RI mendeklarasikan sebuah kaukus,” ujar Doli dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kaukus ini tidak mewakili kepentingan partai tertentu. Sebaliknya, kaukus ini menjadi wadah bersama bagi seluruh anggota parlemen yang memiliki komitmen terhadap perdamaian dunia.


Komposisi dan Semangat Lintas Partai

Doli menyebutkan bahwa lebih dari 30 anggota DPR dan DPD telah bergabung dalam kaukus tersebut. Mereka berasal dari berbagai latar belakang politik, namun memiliki tujuan yang sama.

Dengan demikian, kaukus ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas partai. Para anggota menempatkan kepentingan kemanusiaan di atas perbedaan ideologi politik.

“Ini bukan soal partai. Ini adalah gerakan bersama karena kita semua cinta damai,” tegas Doli.

Selain itu, kehadiran kaukus ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten memperjuangkan perdamaian dunia.


Tujuan dan Peran Strategis WPPC

Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia bertujuan mendorong upaya perdamaian melalui diplomasi parlementer. Anggota kaukus ingin memanfaatkan posisi strategis mereka untuk memengaruhi kebijakan luar negeri dan membangun komunikasi dengan parlemen negara lain.

Di sisi lain, kaukus ini juga berperan sebagai suara moral dalam menyikapi konflik internasional. Para anggota berkomitmen untuk menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan hukum internasional.

Tidak hanya itu, WPPC juga akan mendorong pemerintah Indonesia agar lebih aktif dalam forum global. Dengan langkah ini, Indonesia diharapkan mampu berkontribusi lebih besar dalam penyelesaian konflik dunia.


Pernyataan Sikap Kaukus Perdamaian Dunia

Sebagai bentuk komitmen nyata, kaukus ini merilis sepuluh poin pernyataan sikap. Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan tegas terhadap konflik global sekaligus menawarkan solusi berbasis diplomasi.

1. Mengecam Agresi Militer

Parlemen Indonesia mengecam seluruh bentuk agresi militer yang memperluas konflik dan menimbulkan korban sipil.

2. Menjamin Keamanan Jamaah Haji

Kaukus menekankan pentingnya de-eskalasi konflik di Timur Tengah. Langkah ini bertujuan menjamin keamanan jamaah haji.

3. Menolak Perang sebagai Instrumen Politik

Kaukus menegaskan bahwa perang bukan solusi sah dalam penyelesaian konflik internasional. Selain itu, perang bertentangan dengan hukum humaniter internasional.

4. Menyerukan Gencatan Senjata

Kaukus mendesak semua pihak segera menghentikan konflik melalui gencatan senjata total tanpa syarat.

5. Perlindungan Warga Sipil

Seluruh pihak harus menghormati Konvensi Jenewa. Selain itu, mereka harus menghentikan serangan terhadap warga sipil, tenaga medis, dan fasilitas publik.

6. Perlindungan Pasukan Perdamaian PBB

Kaukus mengutuk serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian. Mereka juga menuntut jaminan keamanan penuh bagi seluruh personel.

7. Indonesia sebagai Garda Perdamaian

Kaukus mendukung pemerintah agar mengambil peran aktif dalam menjaga perdamaian dunia melalui diplomasi bebas aktif.

8. Penguatan Peran PBB

Kaukus mendorong Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil langkah konkret dalam menghentikan konflik.

9. Menolak Intervensi Militer

Kaukus menolak intervensi yang dapat memperluas konflik dan meningkatkan risiko perang global.

10. Mendorong Diplomasi Multilateral

Kaukus mendukung penyelesaian konflik melalui dialog, diplomasi, dan kerja sama multilateral.


Relevansi dengan Kondisi Global

Deklarasi WPPC terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di berbagai kawasan dunia. Konflik yang berkepanjangan tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga mengganggu stabilitas ekonomi global.

Oleh sebab itu, langkah parlemen Indonesia ini dinilai relevan dan strategis. Kaukus ini dapat menjadi jembatan komunikasi antara berbagai pihak yang terlibat konflik.

Selain itu, Indonesia memiliki rekam jejak kuat dalam diplomasi perdamaian. Dengan kehadiran WPPC, peran tersebut bisa semakin diperkuat di tingkat internasional.


Harapan ke Depan

Ke depan, para anggota kaukus berharap WPPC dapat menjadi platform yang efektif untuk memperjuangkan perdamaian dunia. Mereka juga ingin melibatkan lebih banyak pihak, termasuk organisasi internasional dan masyarakat sipil.

Dengan demikian, upaya menjaga perdamaian tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Selain itu, kaukus ini diharapkan mampu mendorong lahirnya kebijakan konkret yang mendukung stabilitas global. Langkah tersebut penting agar deklarasi ini tidak berhenti sebagai simbol semata.


Kesimpulan

Pembentukan Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia menunjukkan komitmen kuat DPR dan DPD RI dalam merespons konflik global. Para anggota parlemen tidak hanya menyuarakan keprihatinan, tetapi juga mengambil langkah nyata melalui deklarasi dan pernyataan sikap.

Selain itu, WPPC memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang aktif dalam diplomasi perdamaian. Dengan pendekatan kolaboratif dan lintas partai, kaukus ini memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif di tingkat global.

Pada akhirnya, keberhasilan kaukus ini bergantung pada konsistensi dan aksi nyata para anggotanya. Jika mereka mampu menjalankan peran secara aktif, maka Indonesia dapat menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan perdamaian dunia.

baca juga: Prabowo Kecam Serangan di Lebanon, Pastikan Hak Prajurit