FX Rudy Buka Suara Usai Lepas Jabatan Ketua DPD PDIP Jateng

FX Rudy Buka Suara Usai Lepas Jabatan Ketua DPD PDIP Jateng

catmera, Jakarta — Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo, secara resmi mengajukan pengunduran diri dari Jabatan. Permohonan tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, melalui surat tertulis.

Kabar pengunduran diri itu dikonfirmasi langsung oleh FX Rudy, sapaan akrab mantan Wali Kota Surakarta tersebut. Saat dihubungi, ia membenarkan kabar tersebut tanpa memberikan penjelasan panjang.

Baca Juga: PM Finlandia Minta Maaf ke China, Jepang, dan Korea Selatan


Surat Pengunduran Diri Jabatan Sudah Diterima Pengurus Daerah

Sementara itu, Plt Ketua DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa, mengaku telah mengetahui kabar tersebut. Menurutnya, surat pengunduran diri FX Rudy telah diterima oleh jajaran pengurus pada Rabu malam, 17 Desember 2025.

Namun demikian, Teguh menyatakan belum mengetahui secara pasti alasan yang melatarbelakangi keputusan tersebut. Hingga kini, belum ada komunikasi langsung antara dirinya dengan FX Rudy pasca surat itu beredar.

“Pasca surat pengunduran diri, belum ada komunikasi dengan saya maupun teman-teman DPC,” ungkap Teguh saat ditemui di Kantor DPC PDIP Solo, Kamis.

Selain itu, Teguh juga mengaku telah berupaya menemui FX Rudy secara langsung. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

FX Rudy Dikabarkan Sedang di Luar Kota

Menurut Teguh, ia sempat mendatangi kediaman pribadi FX Rudy di kawasan Manahan, Solo. Akan tetapi, yang bersangkutan tidak berada di rumah.

“Saya tadi dari Manahan sampai sekitar jam 11.00 WIB belum ketemu. Posisi beliau di mana, saya belum tahu,” ujar Teguh.

Ia menambahkan bahwa salah satu anak FX Rudy, Dian, menyampaikan informasi bahwa ayahnya sedang berada di luar kota. Bahkan, disebutkan bahwa FX Rudy tengah menjalankan tugas ke Aceh selama satu hingga dua hari.

“Hanya info dari Mas Dian, katanya beliau ditugaskan ke Aceh. Tapi betul atau tidak, saya belum bisa memastikan,” lanjut Teguh.

Biasanya, menurut Teguh, FX Rudy selalu memberi kabar jika hendak bepergian ke luar kota. Namun, kali ini tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Isu Konferda PDIP Jawa Tengah

Di sisi lain, muncul spekulasi bahwa pengunduran diri FX Rudy berkaitan dengan belum terlaksananya Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Jawa Tengah. Konferda tersebut sebelumnya dijadwalkan sebagai bagian dari agenda konsolidasi partai.

Menanggapi isu tersebut, Teguh tidak memberikan penjelasan tegas. Ia menilai dugaan tersebut belum memiliki dasar yang kuat.

“Ya, itu tidak empiris,” kata Teguh.

Namun demikian, ia menyebutkan bahwa faktor personal dan agenda keagamaan juga bisa menjadi pertimbangan. FX Rudy diketahui memiliki kegiatan gereja yang cukup padat menjelang perayaan Natal.

“Beliau juga sedang mempersiapkan Natalan. Biasanya mulai tanggal 20 sampai 25 Desember itu kegiatan gereja sangat padat,” ujarnya.

Meski begitu, Teguh menegaskan bahwa ia tidak ingin berspekulasi lebih jauh sebelum ada klarifikasi langsung dari FX Rudy.

Surat Pengunguran Jabatan Ditujukan ke Seluruh Jajaran PDIP Jateng

Lebih lanjut, Teguh mengungkapkan bahwa surat pengunduran diri tersebut tidak hanya ditujukan kepada Ketua Umum. Surat itu juga dikirimkan kepada seluruh jajaran pengurus PDIP di Jawa Tengah.

“Surat itu dikirim ke DPD dan seluruh DPC di 35 kabupaten dan kota,” jelas Teguh.

Menurutnya, surat tersebut tertanggal 12 Desember 2025, sementara pengunduran diri efektif berlaku mulai 17 Desember 2025.

Dengan demikian, secara administratif, FX Rudy sudah menyatakan tidak lagi menjalankan tugas sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jawa Tengah sejak tanggal tersebut.

Isi Surat: Mengaku Tidak Mampu Jalankan Tugas

Sebelumnya, isi surat pengunduran diri FX Rudy telah diterima awak redaksi. Dalam surat itu, ia menyampaikan permohonan mundur dengan bahasa yang lugas dan penuh kerendahan hati.

FX Rudy menyebutkan bahwa ia merasa tidak mampu menjalankan tugas sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jawa Tengah dalam situasi dan kondisi saat ini.

“Dengan mengingat dan mempertimbangkan ketidakmampuan kami menjadi Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, serta demi menjaga soliditas dan kekompakan organisasi,” tulis Rudy dalam surat tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil secara sadar dan ikhlas, tanpa paksaan dari pihak mana pun.

Perjalanan Panjang di PDIP

FX Rudy bukan figur baru di PDI Perjuangan. Ia telah menjadi kader partai sejak tahun 1977 dan menapaki jenjang kepartaian dari tingkat paling bawah.

Karier politiknya dimulai sebagai Bankordes, kemudian Sekretaris Komdes, Ketua Komdes, hingga Sekretaris Komcat. Pada era reformasi, ia menjabat sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Surakarta.

Sejak tahun 2000, FX Rudy menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Surakarta selama lima periode berturut-turut hingga 2025. Selain itu, ia juga dikenal sebagai tokoh sentral PDIP di Jawa Tengah.

Ingin Kembali Jadi Kader Biasa

Dalam suratnya, FX Rudy menyampaikan keinginan untuk kembali menjadi kader biasa tanpa jabatan struktural. Ia menegaskan tetap setia kepada partai dan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Dengan legowo dan tulus ikhlas, kami mohon tetap menjadi anggota PDI Perjuangan biasa,” tulisnya.

Meski tanpa jabatan, FX Rudy menyatakan komitmennya untuk tetap berjuang bersama partai. Ia juga berjanji siap mendukung penuh PDI Perjuangan dalam menghadapi Pemilu 2029.

Hingga kini, publik dan kader PDIP masih menunggu keputusan resmi DPP terkait pengunduran diri tersebut serta langkah lanjutan kepemimpinan PDIP Jawa Tengah ke depan.

Baca Juga: Politik Kemarin, Prabowo tinjau Sumbar hingga pesawat AU angkut cabai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *